4 Weakness atau Kelemahan Mata Uang Bitcoin

4 kelemahan bitcoin

Icolancer.com – Kelemahan Mata Uang Bitcoin – Mengenal bitcoin adalah sebagai mata uang digital tertua serta memiliki daya nilai tinggi didunia. Namun beberapa masalah dan kelemahan bitcoin muncul pada peradaban dunia digital. Dengan permasalahan tersebut terkadang orang menjadi bingung untuk ingin memiliki mata uang digital tertua ini.

Pada pembahasan kali ini icolancer akan memberikan informasi mengenai masalah mata uang bitcoin serta kelemahan mata uang bitcoin. Kurang lebih ada 4 masalah serta kelemahan yang dimiliki bitcoin ini. Berikut informasinya.

BACA JUGA: 8 Dompet Bitcoin Indonesia Terpercaya

Berikut Masalah dan Kelemahan Mata Uang Bitcoin

1. Tidak terdapat reputasi ataupun akuntabilitas sosial di Bitcoin

Tidak ada reputasi

Dengan keahlian buat membuat unlimited accounts, mengandalkan reputasi di balik account apa juga tidak dimungkinkan. Pada tingkatan protokol, account bisa melaksanakan apa saja yang bisa diprogram baik ataupun kurang baik.

Dengan desain ini, tidak terdapat fitur bawaan buat social accountability manusia yang berbentuk sistem reputasi.

Sementara itu akuntabilitas merupakan fondasi warga manusia yang sudah kita pelajari buat digunakan sepanjang ribuan tahun. Bukan tanpa alibi kalau kita masih mempunyai sistem akuntabilitas yang digunakan membangun negeri kita dikala ini.

BACA JUGA: Apa Itu Investasi Bitcoin dan Jenisnya

2. Cuma insentif finansial buat mengendalikan sikap yang baik

insentif finansial

Dalam Bitcoin, duit cuma bisa digunakan buat menghasilkan insentif sebab ini tidak bisa diduplikasi pada account yang berbeda.

Riset sudah menampilkan berulang kali saat ini kalau insentif keuangan tidak senantiasa sangat efisien buat menghasilkan sikap yang baik. Bagaikan suatu sistem yang dirancang buat jadi dasar warga (sebagian penggemar crypto berkomentar demikian dengan metode ini), gimana kita dapat mempercayai suatu sistem di mana cuma duit yang digunakan buat menegakkan sikap sebab ini cuma hendak menunjang orang kaya serta jadi suatu paradigma yang dicoba mayoritas orang yang tidak mau.

Insentif keuangan jauh lebih simpel serta biasanya bisa diukur daripada insentif non keuangan (secara programatis, serta lebih cocok regulasi). Orang-orang wajib dengan sangat hati-hati memikirkan keberlanjutan sosial serta akibat yang dipunyai sistem insentif keuangan murni semacam Bitcoin kepada kehidupan warga.

Sebagian berkomentar kalau cryptocurrency tidak dimaksudkan buat jadi dasar warga serta dalam perihal ini, simaklah no 4.

BACA JUGA: Memahami tentang Cryptocurrency Duit Masa Depan No 1

3. Bitcoin tidak tingkatkan keyakinan yang telah ada

keyakinan menurun

Buat tingkatan tertentu, orang telah bisa mempercayai serta bekerja sama dengan orang yang belum sempat mereka temui tadinya. Ini, pasti saja, bergantung pada banyak aspek tentang orang, budaya, serta area.

Kala berhubungan dengan account lain pada Bitcoin, sebab sifatnya yang anonim, Bitcoin melenyapkan keyakinan tersirat yang telah terdapat serta mengubahnya dengan insentif keuangan anonim.

Daripada mengubah sistem trust, bukankah lebih baik untuk kita buat membangun sistem yang tingkatkan trust yang kita miliki satu sama lain?

4. Tidak dapat mengendalikan diri sendiri

tidak dapat mengendalikan diri sendiri

Sebab minimnya akuntabilitas dalam Bitcoin serta rekan- rekannya, serta ketergantungan pada insentif keuangan murni, sangat susah buat mengendalikan sikap para stakeholder yang ikut serta.

Konsekuensi langsung dari permasalahan ini sudah disaksikan sepanjang bertahun- tahun saat ini di ruang cryptocurrency. Smart contract serta hacker yang lain sudah menjangkiti industri ini, dengan $1,8 miliyar dolar dicuri dari 2010 sampai 2018 dari orang lain sebagian besar tanpa konsekuensi kepada hacker. Hacked terkini merupakan bulan kemudian di mana $350. 000 dicuri. Realitasnya merupakan kalau meski konsensus Bitcoin sangat nyaman, tetapi susunan aplikasi di atas public permissionless blockchain (baca:centralized exchange) sangat tidak nyaman buat konsumsi mayoritas orang (mainstream).

Bitcoin dikenal digunakan buat membeli senjata serta menunjang terorisme, yang disetujui oleh 99,9% orang. Sepanjang ini, pemakaian Bitcoin serta cryptocurrency terbanyak dalam praktiknya masih buat spekulasi investasi. Merupakan baik buat merenungkan apa yang Bitcoin dikala ini digunakan buat serta menanyakan apakah ini menaikkan suatu buat warga.

You May Also Like

About the Author: Ico Lancer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *